Postingan

Tentang Pernikahan

Sudah menjelang usia menerima banyak pertanyaan "kapan"? Sudah mulai muak? Atau sudah tahap pasrah? Tidak! Aku tidak akan menggurui Apalah aku Pernikahan itu sesuatu yang manis, bahagia, berat, butuh mental baja Itu bukan aku yang bilang Hanya saja, gambarannya mungkin seperti itu Dariku... Pernikahan itu menakutkan Coba bayangkan kau hidup dengan hanya satu orang sebagai pasanganmu dan menghabiskan waktu seumur hidupmu dengannya. Well, why? Nothing. Feel like horrible (if she/he is the wrong choice) Tapi beberapa cerita memang menjadikannya menakutkan Seorang suami meninggalkan istri dan anak-anaknya hanya karena ia dipaksa Ibunya memiliki anak laki-laki dengan cara menikahi wanita lain. Sang suami melakukannya. Dude, it's 20th century and A SON ? seriously? Kemarin seorang perempuan ditinggal oleh lelakinya, beberapa hari setelah mereka menyebar undangan pernikahan. Mereka hidup sebagai pasangan yang saling melukai. Luka fisik dan batin dan... s...

HAMBAR

Aku tidak meminta ada di posisi ini Bahkan aku tidak pernah membayangkan bisa ada di titik ini Maksudku, aku sudah berusaha menepis, tapi aku dipaksa menerima, aku memang ada disini, sekarang Mengerang hal yang tidak kumengerti Seakan logika dan perasaan mati seketika Entah kapan bisa bernyawa lagi, jangan sampai tidak ! Aku akan merutuki diriku jika ini berlangsung lebih lama lagi Ternyata ini yang terjadi setelah sekuat tenaga aku berusaha mempelajari laku ikhlas Ia membuang rasa yang seharusnya masih bisa tinggal Ia membawa serta rasa sakit dan rasa rindu, mungkin juga rasa cinta sekaligus Lalu, tidak ada yang tersisa Maka ketika pintu diketuk Ruang yang kusediakan sudah tersedia Hambar tersingkap Ia yang datang dan berlalu, ah ya, begitu saja Perlu dia yang tidak lelah berusaha harus hingga muak Ini perintah !

Sekar dan Polisi yang Ditolak Pinangannya

Namanya Sekar. Ah ya, nama Indonesia sekali bukan? Artinya Bunga, dari bahasa Jawa. Beberapa bulan lalu ia dipinang oleh seorang polisi, tapi ia menolak. "Kenapa?", tanya teman sepermainannya. "Dia belum siap menikah", jawab Sekar. "Bagaimana kau tau?", temannya penasaran. "Jam tangannya masih di kredit", Sekar masih sibuk dengan kain strimin dan sulaman bunga di tangannya. "Hanya karena itu?", masih dengan wajah penasaran. "Katanya dia ingin punya mobil, tapi masih punya utang dimana-mana", lanjut Sekar. "Kemarin dia meminjam uang padaku, tak kuberikan, ini bukan kali pertama dia meminjamiku", Sekar mulai bercerita panjang lebar. Ah, kesempatan baik menggali informasi,  kata temannya dalam hati. "Lalu?", lanjut temannya. Ia tahu bahwa ketika Sekar sedang fokus pada sesuatu dan ditanyai hal lain, dia pasti akan menceritakan semuanya, tidak ditutup-tutupi. "Katanya dia sudah punya rumah. T...

menyambut orang lain untuk tinggal tidak lagi sekadar singgah?

Aku punya banyak sekali kesempatan, denganmu. Entah kau yang membukanya atau aku sendiri. Kita bertualang, tanpa ku tau bagaimana prosesmu. Lalu aku ingin menepi, berlabuh dan tidak pergi lagi, padamu. Aku membuka kesempatan itu. Lagi, aku melakukan banyak cara untuk mendapatkanmu seutuhnya Cara lama yang tetap tak bekerja dengan baik. Aku ingin mengaku, tentang inginku menepi dan tak berlayar lagi. Lalu aku menanyaimu Dan jawabanmu, kau tidak percaya. Seketika aku menunduk Bergetar karena jawabanmu memaksaku berlayar lagi. Kau bahkan tidak menahanku ketika aku ingin pergi. Ya, aku berlayar lagi. Sekarang aku berada di tengah samudera Kedinginan Inginku berlari secepat mungkin untuk marah padamu, menangis, memaki, lalu memelukmu Kau jahat ! Kini kemana aku hendak berlabuh? Aku kosong Jika aku kembali, adakah kesempatan lagi? Atau... Aku harus sudah melihatmu menyambut orang lain untuk tinggal tidak lagi sekadar singgah?

Pelan-pelan hati menyembuhkan dirinya sendiri

Pelan-pelan hati menyembuhkan dirinya sendiri Tidak lagi merasa perih saat berhenti di satu tempat yang dulu dikunjungi bersama, atau menikmati makanan yang dulu adalah favorit berdua atau merencanakan apa yang sudah sempat dibicarakan bersama Pelan-pelan hati belajar ikhlas Mengenang semuanya menghasilkan sunggingan senyum menandakan "aku sudah baik-baik saja tanpamu" Tidak lagi marah saat ada orang yang membicarakan masa lalu atau menghujat saat orang lain menggunjingkan dia yang pernah ada atau malah marah saat tahu dia punya pendamping baru Pelan-pelan hati mengucapkan terima kasih Karena sudah ditinggalkan di waktu yang tepat Karena sudah memberikan kebebasan yang sebelumnya tertunda Karena sudah mengajarkan kedewasaan untuk terus bertumbuh

Jangan masuk dulu, isinya masih berantakan

Aku tersenyum, hanya menghargai Aku menemani berbincang, hanya untuk mengisi kekosongan Aku menghabiskan senja bersamamu, hanya mereda deru hati menangis Aku tertawa, hanya mengelabui pikiran Aku sedang berada di titik pengkhianatan pada diriku sendiri Ada janji yang diingkari Ada ruang yang disesaki rutukan Ada stimulus positif pikiran yang diberikan dengan dosis tinggi Namun tak lagi bereaksi dengan semestinya Ah, jangan masuk dulu Isinya masih berantakan Biar kubenahi Sebentar lagi Setelah kukosongkan, akan kupasangi banyak ventilasi Agar lebih banyak harapan menguar dan tidak kusimpan didalamnya Aku sudah sampai pada tahap tak percaya Jika kau mau membaginya, maaf aku belum menyediakan wadah untuk menampungnya sekarang Nanti saja, Tidak tau kapan

Empat Pertemuan yang Membuat Aku Mengerti

Dia lembut sekali. Paling tidak dialah yang paling lembut dan manis diantara empat belas orang lainnya. Ternyata yang mengakui hal tersebut bukan hanya aku, tapi juga teman-teman perempuan yang lain. Maka dari itu aku tidak memilihnya menjadi objek surat cintaku yang dibuat dengan paksaan sebagai mahasiswa baru terhadap seniornya. Aku merasa suratku akan menjadi hal paling bodoh diantara tumpukan surat lainnya. Yang setelah enam tahun baru kusadari bahwa semua surat tidak punya arti apa pun bagi mereka. Beberapa kali aku mendengar gosip tentangnya. Tentu saja aku hanya sebagai pendengar karena aku tidak punya informasi apa pun tentang dia. Misalnya tentang dia pacaran dengan seorang wanita pendiam yang cantik sekali setelah beberapa kali dituduh sebagai playboy , tentang jurusan kuliah yang ternyata bukan pilihannya sendiri. Entah berita itu benar atau tidak. Yah,gosip seputar itu, lalu sudah. Lima tahun setelah mengenalnya, tidak lagi di lingkungan yang sama, kami berteman d...