Postingan

bersama atau berpisah

 Aku tidak tau perjalanan hidup membawa kita kemana Apakah akan bersama atau berpisah Jika bersama, ucapkan selamat datang kepada badai yang menyambut kita di depan Mari berharap dapat melaluinya bersama Jika berpisah, mungkin aku akan merindukanmu Tapi itu hanya sementara waktu saja Aku akan baik-baik saja setelah kita tidak bersama Bukankah waktu menjadi jawaban atas setiap sakit? Bukankah, lagi, perpisahan adalah cerita lain yang membentuk kedewasaan kita?
AKU BENCI ROKOK AKU BENCI ASAP ROKOK! KENAPA HARUS MEROKOK?! Mengeluarkan uang untuk membelikanmu rokok? Oh, jauh dari pikiranku! Melakukannya sekali saya membuatku gerah Apalagi kedua kali dan seterusnya!

Sebuah doa

Doaku pernah dijawab TIDAK oleh Tuhan Saat itu aku ingin sekali jawaban YA adalah milikku Lalu aku sadar siapalah aku dibanding Dia yang menulis takdir hidup Setelah upaya menerima jawaban TIDAK itu kulakukan dan berhasil Aku mengganti kalimat didoaku Tebak? Ya, aku memperoleh jawaban YA atas doa yang kulantun tulus Saat itu aku berdoa, "Berikan aku hati yang besar dan kuat atas takdir yang harus kujalani. Aku tau itu adalah yang terbaik. Aku mau ikut mauMu" Yap, maunya Dia tidak sama denganku Tapi lagi, siapalah aku dibanding Dia yang menulis takdir hidup Aku sudah merasa hebat bisa menerima takdir yang Dia berikan Sekarang aku melantun doa lagi Sebuah harapan Sebuah doa yang dulu dijawab TIDAK oleh Tuhan, kali ini objeknya yang berbeda, Yang kuharap sekarang dapat dijawab YA Terselip doa "Aku mau ikut mauMu" beserta harapanku Kuharap kali ini takdirku beriring dengan doaku Aku belum menemukan jawabannya Entah YA atau TIDAK Setidaknya aku tau aku harus cukup kuat u...

Aku ingin kau tau tanpa kuberi tau

Hei Bolehkah memelukmu setiap saat? Bolehkah menghabiskan hari dengan berbincang denganmu? dari hal konyol sampai dengan masa depan? Bolehkah mengecupmu tiada henti? Bolehkah bercerita tentang aku tak mau ditinggalkan olehmu? Bolehkah kau mengetahui aku senang diinginkan olehmu karena aku merasakan hal yang sama? Bolehkah menghabiskan hari tua bersamamu? Karena saat aku punya waktu memandangimu, aku sudah membayangkan, aku tak tau apakah aku bisa menua bila tidak bersamamu Karena saat aku punya waktu memandangimu, aku berbisik pada Tuhan bahwa aku mengingkanmu menjadi pendampingku Aku tidak tau Tuhan punya takdir yang sama dengan inginku atau tidak Tapi aku ingin kau tau itu Aku ingin kau tau tanpa kuberi tau
Kupikir dulu aku menyukaimu. Pernah mengkhayal kau ada dalam hidupku. Sudah lama sekali. Tapi tentu saja khayalan itu sudah kubunuh. Bagaimana mungkin kau yang adalah milik temanku kuharap bisa bersamaku? Lalu waktu memberi aku dan kau waktu untuk bersama. Bersama sebagai teman. Aku lupa pernah berkhayal bersamamu. Dengan kau selalu ada sebagai teman sudah membuat aku tenang. Aku tau harus mengadu pada siapa tentang apa pun yang menyesakkan dadaku. Lalu aku bahagia melihatmu bersama wanita-wanitamu. Mereka membuatmu bahagia. Paling tidak itu yang kulihat dan kuketahui. Kemudian dalam waktu singkat semua berubah begitu cepat. Kau yang mengaku menyimpan sayang untukku, sejak lama. Bodoh sekali rasanya. Bodoh mempercayai kata-katamu. Kau sudah ahli dalam hal itu bukan? Membuat wanita percaya dan memujamu begitu ingin. Kau membuat rasa dalam hatiku menguak Semua sudah terkubur begitu dalam Semudah itu memekarkannya kembali hanya karena pengakuan darimu Lalu aku semu...

Aku belajar mengenal diriku

Aku belajar mengenal diriku, siklus apa yang terjadi jika sesuatu terjadi pada diriku sendiri. Contohnya adalah ketika aku patah hati , kemudian aku bisa menentukan apakah setelahnya aku harus benar-benar melepasnya atau bisa kembali padanya. Caranya adalah jika aku memimpikannya setelah kami berpisah atau setelah aku patah hati itu artinya aku harus benar-benar melepasnya . Mimpi itu akan datang beberapa kali dan sangat indah. Semakin indah mimpi itu, semakin aku harus bisa melepaskannya. Hal-hal tentang melepaskan memang tidak selalu mudah. Aku belajar untuk tidak memaksakannya, tapi melalui proses yang mungkin harus pelan-pelan. Tapi jika mimpi itu tidak datang, kami tidak saling bertukar kabar, bisa jadi semesta menggunakan kekuatannya untuk mempertemukan kami lagi. Entah untuk menyatukan kami kembali atau membuat sebuah rencana tentang kami yang aku sendiri tidak tau bagaimana cara kerjanya. Hal lain adalah cerita masa lalu yang membuat aku belajar tentang menyakiti . Setel...

Trauma Buruk

Pengalaman adalah guru terbaik. Pengalaman juga memberi trauma baik dan buruk. Masalah kepercayaan menjadi sebuah trauma buruk. Ketakutan tak beralasan kadang menjadi dampak dari trauma itu. Misalnya, aku tidak bisa menjadi orang yang dapat diandalkan ketika kau dipenuhi dengan pikiran tidak baik dan masalah yang banyak. Yang terpikir adalah kau menemui orang yang bisa kau andalkan pada situasimu yang seperti itu. Aku hendak menampik pikiran itu. Tapi tentu saja trauma buruk itu berkuasa dalam pikiranku. Rasanya aku menyakiti diri sendiri, merasa tidak berguna. Sayang sekali emosiku sedang tidak stabil saat ini, aku tidak bisa menanggapi kesusahanmu. Bodoh.