Postingan

Kehilangan yang lain

Entah bagaimana Aku tau ini akan terjadi Ketika aku memutuskan memulai Aku tau ini akan diakhiri dengan cara seperti ini dan tebakanku benar Tidak ada yang salah dari kisah yang telah terjadi dan rasa yang tumbuh Ini hanya bagian dari jalan cerita untuk memproses kisah lain sehingga lebih berwarna Untung saja aku sudah terbiasa belajar tentang Merelakan, melepaskan dan berserah Sekarang hatiku lebih lapang Bukan berarti ia tidak merasakan sakit dan sedih Hanya saja sekarang sudah lebih kebal, cenderung ke mati Eh, aku belum mau mematikan perasaanku sendiri Aku selalu siap untuk dicintai kembali dan disakiti lagi Bukankah prosesnya harus begitu? Aku tidak akan lelah jika dihadirkan atau menghadirkan rasa yang lebih dari sekedar biasa Aku diciptakan spesial Cerita cinta dan sakit hatiku juga pasti spesial Mari bertualang lagi... Menemukan cerita menarik hingga aku dilabuhkan pada sesuatu yang memintaku tinggal dan melarangku untuk pergi lagi

Aku benci kehilangan !

Aku benci kehilangan ! Hari ini random aku mengetahui orang tua dari salah satu kakak seniorku meninggal. Sebenarnya ini bukan kali pertama aku mendengar kabar duka. Hanya saja akhir-akhir ini aku terlalu sensitif perkara kehilangan. Aku menangis. Walau aku tidak kenal dan tidak pernah bertemu kakak itu. Aku hanya tau dia dan mengetahui kabar itu dari media sosial. Bukan aku yang kehilangan, tapi aku benci kehilangan ! Kemarin aku menghabiskan malam bersama seorang kakak senior yang lain. Kami sebenarnya saling ingin bercerita sejak lama, tapi tidak menemukan waktu yang tepat, sampai malam kemarin. Dia baru kehilangan. Kehilangan setengah hatinya. Dimana setengah hatinya yang lain sudah hilang juga, sejak lama. Disaat ia bercerita, aku benar-benar sedih, tapi aku tidak bisa menangis. Aku tersenyum. Bukan berarti aku tidak merasakan kehilangannya. Aku bukan orang yang pandai berekspresi di saat-saat seperti itu. Iya, benar, kehilangan yang ia alami, belum pernah kualami, t...
Rindu ini terlalu jahanam menderaku, sayang Kemarin ia sudah pergi, kukira akan menetap di pertinggal hati yang lain Namun ia kembali membawa luka Sial sekali rasanya ! Sudah kuusir agar tak kembali Harusnya kau mengerti ini mengganggu sekali, sayang

Berhenti

Kini aku mengerti bahwa arti berhenti bukan sekadar mencapai tujuan. Arti berhenti lebih dari itu. Berhenti adalah ketika kita sadar segala hal yang kita usahakan, tidak membuahkan hasil. Bukan menyerah, hanya saja kita memang harus memilih antara meneruskan jalan itu atau berhenti, membuat dan menjalani plan lain. Berhenti adalah ketika kita sendiri mendapati diri menjadi munafik, setelah omong kosong yang kita lontarkan, lalu omongan itu kita jilat kembali dan menyesalinya kemudian. Ya, ada ganjaran akan hal itu. Malu pada diri sendiri akan orang lain. Orang lain mendapatkan lebih dari yang kita dapatkan. Berhenti adalah ketika kita menyadari bahwa kita tak bisa memaksakan apa pun. Sekeras apa pun kita mencoba untuk berkata jangan, orang lain tidak akan hidup atas kemauan kita. Dia berhak memilih ketika kita memilih untuk berhenti. Bukan berarti dia mengingkari kata-katanya, lalu dia salah, bukan begitu. Kita berhenti dan dia punya hak untuk menentukan tujuan berikutnya,...

Oppung Doli, Masihol Ahu

Pematangsiantar, 2003 Kelas 3 SD "huhuhu... rindu aku sama mama", menangis diam-diam. Keesokan harinya, "Disinilah kau nang tinggal sama oppung. Nah, uda oppung belikan buku bahasa inggris yang kau pengen itu". Aku menggeleng dan menatap iba pada mama. "Nah, nah, ambillah boru bukunya nah, oppung beli untukmu ini", aku menerima buku ini bersama air mata. Aku tidak tahu arti air mata itu. Entah karena aku sedih dipaksa tinggal bersama mereka atau sedih karena harus meninggalkan mereka berdua. Pada akhirnya aku dibawa pulang oleh mama dan meninggalkan oppungku berdua di rumah tua itu. Sibolga, 2005 Kelas 5 SD "Wid, sinilah, ada yang mau oppung bilang samamu", aku menghentikan permainanku bersama sepupuku, menghampiri oppung di teras rumah. "Jadi, berapalah habis uang di celenganmu yang diminta Bapak?", pikiranku melayang mengulang hari dimana kami hendak pulang kampung ke Sibolga untuk merayakan tahun baru bersama tapi terha...

Berdiamlah Disana

hai, ganteng lama sekali tidak menyapamu apa kabar? kemarin aku kembali melihat keramaian yang kau abadikan disana tidak ada yang begitu aku sedang tidak rindu hanya saja aku masih rajin menguntitmu aku tersenyum saat melihatmu begitu bahagia melewati tahun yang berbeda dengan tahun lalu ada hal yang sama, aku tidak ada, pun pada tahun-tahun yang akan datang tapi doaku besertamu, kau tahu itu kau akan terus berada dalam 1 jalur menuju sudut sudut yang menyatu bersama kenanganku yang lain berdiamlah disana kelak akan ada cerita tentang kau yang belum hilang dari sudut itu juga tentang kenangan lain yang menumpuk bersamamu disana

MEMORI PERJALANAN

Karena menjalani tempat baru akan membangun banyak mimpi-mimpi kecil Tentang menjaga alam, tentang menjadi lebih sukses, tentang persahabatan, tentang mencintai Tuhan lebih lagi. Mari mengkaji ulang perjalananku. Hanya supaya aku tidak lupa. Dan perjalanan impian selanjutnya. Ini bagian yang sudah : INDONESIA Pulau Sumatera :  Tarutung dan sekitarnya Salib kasih, Pemandian Air Panas, Pemandian Air Soda, Huta Ginjang Sibolga Pulau Mursala, Pulau Putri, Pantai Binasih, Pantai Pandan Berastagi Air Terjun Dua Warna, Gunung Sibayak, Funland Parapat - Danau Toba - Samosir Danau Sidihoni dan semua keindahan Samosir Pulau Jawa : Jakarta *akan bersemedi disini entah sampai kapan Bogor Kebun Raya Bogor, Kujang Raider Bogor, Jungle Land Sentul Yogyakarta Malioboro dan sekitarnya, Candi Borobudur, Bukit Bintang, Goa Pindul Semarang Kepulauan Seribu Pulau Tidung, Pulau Genteng Kecil, Pulau Bira Besar Malang-Batu-Bromo Gunung Bromo, Alun-alun Kota Malang,  Alun-a...