Postingan

Sedikit cerita tentang si bungsu

Hari ini aku tepat berusia 21 tahun 9 bulan 10 hari Bukan peringatan yang spesial memang... Tapi ada suatu hal yang baru terpikirkan olehku karena isi pesan singkat ibu-ku tadi pagi. Nangis tadi dia loh. Jadi sedih mama Itu sedikit kalimat yang ada dalam pesan singkat yang dikirimkan ibuku. 4 tahun yang lalu, aku pernah mengalami suatu kegagalan. Tapi aku tidak menangis, tidak telalu sedih juga, karena aku menganggap aku memang belum berusaha semaksimal mungkin dan mungkin hal itu belum menjadi rejekiku. Kemudian, aku tidak mengalami kegagalan yang sama lagi. Malah Tuhan memberikan aku berkat ganda yang kemudian aku harus memilih salah 1 dari berkat itu untuk diteruskan. Ya, masuk ke perguruan tinggi. 4 tahun yang lalu aku dipercayakan pada 2 tempat. Salah satu kampus swasta di pinggiran danau Toba dengan jurusan yang sama sekali belum terpikirkan olehku. Dan ... Salah satu kampus negri di kota asal presiden Jokowi dengan jurusan yang sangat kuidam-idamkan. And gues...

corat-coret

Ya ... Begitu lah ... Pada akhirnya, semua tak akan lagi sama Kayak kata-kata "Tidak akan ada yang abadi" Akan tiba saatnya, ketika lo ngajak temen lo jalan, jawaban yang lo dapet "aduh, mager ni dikosan" "aduh, gue uda punya janji lain nih" "aduh, gadak duit bro . bokek parah" "aduh, lo-lo aja ya. next time" Mana kita yang dulu ? yang maybe , kalo diinget-inget sempat bilang keep in touch yaa ... But, life must go on Itu kenapa kita harus bisa jadi org mandiri Yang kadang jadi terkesan cuek Sampe-sampe pas jalan sendiri, and ada orang yg dikenal papasan, nanya "temen-temen lo kemana? kok sendiri?" humph ... tik-tok-tik-tok gue mau jawab apa yaa? " ga tau tuh " , dan... yauda... gitu...

jakarta ..

Hai jakarta  Masih berdiri megah saja  Lihat langitmu,  Tidak kelihatan  Wajar ...  Itu hasil kekuasaanmu tentunya  Kapan akan berlabuh pada kehancuran?  Kemudian berlayar lagi membangun narasi baru menjadi sosok menggetarkan bibir?  Kau kuat, tidak heran  Tapi sebenarnya kau tidak tegar  Kau hanya berhasil mengambil ribuan langkah kaki untuk menggerogotimu  Tak peduli pada kau, disuatu akhir tulisan di suatu malam yang mendung

Aku akan tinggal, di dermagamu

Aku sudah pernah melabuhkan hati pada beberapa dermaga yang menyambutku. Walau akhirnya kutinggalkan,  Karna takdir menyuratkan aku utk mengembangkan layar lagi,  bertemu dengan dermaga baru  Cukup lama dan cukup banyak yang sudah kusinggahi  Kadang aku rindu pada beberapa dermaga yang sudah jauh diujung lautan sana  Tapi kemudian takdir memang lebih lihai menapakkan langkahku dan mengembangkan layarku lagi  Sampai ...  Aku melabuhkan hatiku pada sebuah dermaga  Yang ternyata menyuratkan aku  Untuk tinggal  Sudah cukup aku berlayar  Sudah cukup ombak yang kadang membuat perahuku terombang ambing,  bahkan pernah hancur  Sudah cukup luka yang kuterpa karna angin  Banyak alasan yang membuatku tetap tinggal  Kupikir aku akan bosan  Kupikir aku benar-benar akan mengembangkan layar lagi  Ternyata...  Perahuku sudah punya nahkoda baru  Tidak membiarkan aku berlayar lagi  ...

Ada cerita tentang hati

Ada cerita tentang hati Yang sudah sebesar apa pun usaha kita untuk membuatnya kuat Tetap saja terkadang perih Ada cerita tentang hati Yang perlahan dibangun dalam berbagai cara Tetap saja terkadang perih Ada cerita tentang hati Yang sudah mencoba mengubur dalam pertanyaan besar Yang mendapat jawaban di kemudian hari Tetap saja terkadang perih Ada cerita tentang hati Yang bertengkar hebat dengan pikiran Yang mengaku bisa menerima Tetap saja terkadang perih Ada cerita tentang hati Yang tumbuh dalam ketidaksadaran Yang yakin tidak akan mengulang kesalahan Yang bertekad kuat untuk tidak teriris Tetap saja terkadang perih Maaf, Jika mungkin aku penyebab sang hati punya cerita perih Maaf, Jika aku tak menyadari sudah membiarkan sang hati bertaruh penuh dengan sang bulir Kita punya perang kita masing-masing Tentang sang hati Mungkin bukan seperti bulirmu bulirku tercipta Tapi aku punya bagian cerita Yang mungkin saja tak bisa kau terima Ada cerita tentang ha...

Apa yang Anda ketahui tentang Timika, Papua. Ini yang kuketahui. [YOU MAY SURPRISE]

Beberapa waktu lalu aku memiliki kesempatan untuk saling bertelepon dengan salah seorang teman lamaku. Hampir 3 tahun kami tidak saling bertukar kabar. Terakhir yang kuketahui dia masih menjadi mahasiswa di salah satu universitas negri di Sumatra Utara. Kemudian tanpa sengaja, minggu lalu aku mengetahui keberadaannya dari salah seorang sahabat. Katanya ia sudah merantau. Jauh. Ke salah satu kota di bagian timur Indonesia. Papua, tepatnya Timika. Media sosial yang akhirnya membuat kami saling bertukar kabar dan bertelepon. Setelah "say hello" dan basa-basi, aku tak sabar ingin mendengar ceritanya. Intinya dia merantau jauh hanya ingin mengadu nasib ( read : cari kerja) Ternyata baru satu bulan ia berada disana. Berada di Timika bersama salah satu keluarga dari ibu dan bapaknya. Timika adalah ibukota kabupaten Mimika yang terletak di provinsi Papua. Kita mungkin tak asing lagi dengan "Timika" ini. Ya, karena di wilayah ini beroperasi salah satu perusahaaan ta...

Stasi St.Stanislaus Kostka Kranggan

Gambar
Kemarin, Saat minggu prapaskah terakhir tahun ini, 13 Maret 2016 Paduan suaraku dari gereja katolik St.Yohanes Penginjil blok B, St.John Choir, berkesempatan memberikan pelayanan koor ke sebuah gereja katolik di daerah Kranggan, Bekasi Gereja katolik St.Stanislaus Kostka Misa dimulai pukul 08.00 WIB dan kami berangkat dari gereja paroki di blok B pukul 06.30 WIB. Gereja St.Stanislaus Kostka tersebut adalah salah satu gereja stasi. Berhubung aku adalah anak rantau dan tidak tau banyak tentang stasi-stasi di daerah Jakarta dan sekitarnya, aku tidak tahu persis letak gereja St.Stanislaus Kostka ini. Jadi aku mengikut saja. Kalau dari Jl.Melawai, dibutuhkan waktu sekitar 40-50 menit menuju ke gereja St.Stanislaus Kostka (tentu saja lewat tol) Setelah mendengar sedikit cerita dari beberapa anggota paduan suaraku, ternyata gereja ini beberapa kali di kepung dan dihalangi proses pembangunannya oleh FUI (Forum Umat Islam) padahal gereja sudah memiliki IMB (Izin Mendirikan Bangunan) Ak...